Pemeriksaan Kesehatan Ibu Hamil di Cihanjuang
Puskesmas Sawahdadap menggelar program rutinan (CENTIL)

Di Publish Oleh Administrator 07 Okt 2020, 15:14:43 WIBKategori: Sosial dan Budaya

Pemeriksaan Kesehatan Ibu Hamil di Cihanjuang

pemeriksaan ini dihadiri oleh kurang lebih 55 ibu hamil


CIMANGGUNGKEC.SUMEDANGKAB.GO.ID.- UPTD Puskesmas Sawahdadap menggelar program rutinan, yaitu Cek Secara Rutin Kesehatan Ibu Hamil (CENTIL) yang dilaksanakan di Gor Cihanjuang pada Selasa (06/10/20). Program tersebut selalu dilaksanakan setiap satu tahun dua kali pada bulan Maret dan Oktober.

Menurut keterangan dari Bidaan Koordinator Puskesmas Sawahdadap, Siti Rosmayati, kegiatan ini dilakukan dengan tujuan untuk mendata serta melakukan pemeriksaan kesehatan ibu hamil yang ada di-empat Desa.

“Kegiatan ini tujuannya agar semua ibu hamil, terutama yang berada di wilayah kerja Puskemas Sawahdadap yaitu 4 desa (Mangunarga, Sawahdadap, Cihanjuang, dan Sukadana), terdeteksi atau terdata. Serta untuk mendapatkan pelayanan, dari mulai tes laboratorium lengkap dengan cek HIV, cek golongan darah, HB, juga protein glukosanya,” ungkapnya saat ditemui.

Dalam skala yang lebih dalam, kegiatan ini dimaksudkan pula untuk mendeteksi ibu hamil yang memiliki resiko. “Jadi dengan pemeriksaan ini kita bisa mengetahui ibu hamil yang memiliki faktor resiko kecil maupun dengan faktor resiko tinggi,” tuturnya.

Dari jumlah sasaran 80, setidaknya pemeriksaan ini dihadiri oleh kurang lebih 55 ibu hamil, dan sebagian lainnya berhalangan hadir dikarenakan bekerja. Akan tetapi bagi yang belum berkesempatan hadir, maka ibu hamil dianjurkan agar datang langsung ke Puskesmas Sawahdadap untuk mendapatkan pemeriksaan yang sama.

Secara teknis, pemberitahuan pelaksanaan program pemeriksaan ini dilakukan dengan cara mengedarkan surat undangan kepada seluruh ibu hamil, terhitung sejak H-2 dibantu oleh Kader serta pihak Bidan Desa.

Adapun prosedur pemeriksaan tersebut dilakukan pertama-tama dengan melakukan pendaftaran, setelah itu ke meja pemeriksaan lab lengkap, lalu ke bagian pemeriksaan kehamilan, kemudian dengan tata kelola dan tata pelaksanaan. “Misalnya dipemeriksaan itu dilakukan konseling, pemberian tablet tambah darah, imunisasi, ataupun konseling sesuai kebutuhan ibu hamil,” tambah Siti selaku Bidkoor Puskesmas Sawahdadap tersebut.

Apabila dari hasil pemeriksaan ditemukan resiko yang cukup serius, biasanya akan dirujuk seperti ke Rumah Sakit atau dokter spesialis kandungan swasta. Jika ibu hamil mempunyai BPJS maka bisa dirujuk ke RS Sumedang, kebagian Poli Kandungan ataupun Rumah Sakit Pemerintah.

Namun bagi resiko yang masih bisa ditangani maka akan dianjurkan untuk melakukan kontrol secara berkala. Dan pada kegiatan kali ini tidak ditemukan ibu hamil yang resikonya tinggi atau harus mendapat rujukan.

“Untuk hasil pemeriksaan tadi hanya ditemukan resiko anemia yang masih ditangani oleh pihak Puskesmas, dengan pemberian tablet tambah darah 2x1 sehari, lalu dipantau kembai HB-nya hingga satu bulan ke depan. Jika masih belum normal ataupun turun, maka kita rujuk,” paparnya.

Adapun harapan atas dilangsungkannya pemeriksaan, Siti berharap agar kegiatan ini bisa membantu menurunkan angka kematian anak dan ibu. Lalu dengan mencegah lahirnya bayi dan balita stunting, juga agar ibu hamil sehat dan melahirkan bayi yang selamat.

Beliau juga berpesan kepada seluruh ibu hamil agar segera memeriksakan kehamilannya, terlebih lagi jika ditemukan tanda bahaya atau yang memiliki faktor resiko tinggi. Mereka bisa secara teratur periksakan kehamilan ke Puskesmas, Bidan, Praktek Bidan Swasta, maupun fasilitas kesehatan lainnya. “Juga berharap semoga para ibu hamil melahirkan dengan lancar, sehat dan selamat bagi ibu maupun bayinya,” pungkasnya.(Dri*Ratih*Rita)