Paralayang di SUmedang
Potensi wisata olahraga

Di Publish Oleh Administrator 10 Mei 2016, 11:47:21 WIBKategori: Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat

Paralayang di SUmedang


Lokasi lepas landas olah raga Paralayang di puncak Bukit Batudua Gunung Lingga, Kecamatan Cisitu dan di puncak Toga di Kecamatan Sumedang Selatan, menyimpan potensi pariwisata yang begitu besar. Di puncak gunung, wisatawan bisa melihat pemandangan pegunungan yang indah dan wilayah perkotaan yang mempesona.

Bahkan pemandangan dari ketinggian di puncak Bukit Batudua semakin menakjubkan, karena bisa melihat langsung genangan Waduk Jatigede yang begitu luas. Guna menggali potensi wisata yang luar biasa itu, Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Sumedang tengah melakukan penataan serta pembangunan berbagai sarana dan prasarana di kedua lokasi olah raga Paralayang tersebut.

“Upaya penataan dan pembangunan sarana dan prasarana ini, tak hanya untuk menunjang kegiatan olah raga Paralayang saja, sekaligus juga untuk mengangkat potensi pariwisata di kawasan itu,” kata Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Sumedang, Endah Kusyaman ketika ditemui di kantornya, Jumat (11/9/2015)

Menurut dia, penataan dan pembangunan sarana dan prasarana (sarpras) di lokasi lepas landas puncak Bukit Batudua, di antaranya menanam rerumputan hijau di lokasi lepas landas, membangun aula untuk pertemuan dan istirahat para atlet, membangun WC, musala dan penyediaan sarana air bersih. Proses pembangunannya hingga kini masih berlangsung dan dijadwalkan rampung Desember nanti.

“Pembangunan sarana dan prasarana ini merupakan pembangunan lanjutan penataan lokasi lepas landas Paralayang yang dibiayai dari anggaran Pemprov Jabar Rp 3 miliar,” tutur Endah.

Jalan akses ke lokasi lepas landas Paralayang puncak Bukit Batudua di Desa Linggajaya, Kecamatan Cisitu sepanjang 4,5 km, tak luput dari perhatian pemerintah. Tak hanya memperbaiki jalan rusak saja, ruas jalannya akan diaspal hotmix dan diperlebar. Dari lebar saat ini hanya 4 meter menjadi 8 meter.

“Kalau jalannya sudah diperbaiki dan kualitasnya ditingkatkan, ruas jalan Linggajaya akan menjadi akses utama ke lokasi lepas landas Paralayang sekaligus akses pariwisata juga,” ucapnya.

Penataan serupa, lanjut dia, juga akan dilakukan di lokasi lepas landas Paralayang di puncak Toga, Desa Sukajaya Kecamatan Sumedang Selatan. Penataannya, seperti menanam rumput hijau di lokasi lepas landas, menambah WC termasuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas jalan akses ke lokasi pendaratan Paralayang di Blok Sawahlega sepanjang 3,5 km. “Jalan akses ke lokasi take off-nya juga sekalian akan diperbaiki,” ujar Endah.

Sementara itu, Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Sumedang H. Syamsudin mengatakan, puncak Bukit Batudua Gunung Lingga tak hanya menjadi lokasi lepas landas olah raga Paralayang kelas dunia saja, melainkan juga bisa menjadi objek pariwata alam yang mempesona. Apalagi jika Waduk Jatigede sudah digenang seluruhnya. Pemandangan alam di puncak Batudua semakin elok saja karena bisa melihat langsung genangan Waduk Jatigede. Wisatawan diyakini akan tertarik dan menyukai pemandangan alam tersebut.

“Pemandangan alam yang indah ini, ditunjang sarana prasarana serta infrastruktur yang memadai. Misalnya, jalannya mulus dan mudah dijangkau kendaraan. Puncak Bukit Batudua termasuk Toga bisa menjadi objek wisata yang mempesona,” tuturnya